By : agus al muhajir
Sepertiga malam terakhir tadi bagi saya adalah malam yang begitu mengetarkan. Bagaimana tidak, dua rakaat yang terasa begitu amat panjang. Dua rakaat yang menggetarkan bersama perenungan ayat demi ayat surat Huud yang begitu panjang dan merobek-robek hati. Surat – surat dalam Al Quran memang seluruhnya sangat menggetarkan, tapi surat Huud ini terasa begitu beda malam tadi. Awal ayat yang bercerita tentang bukti-bukti keesaan Allah dan dilanjutkan dengan pendefinisian sifat-sifat orang mukmin yang kemudian dilanjutkan dengan kisah Nabi Nuh , Huud, Shaleh Ibrahim dan Luth alaihima. Subhanallah, terasa kecut jiwa ini, terasa gentar jiwa ini. Bagaimana tidak ? kisah para nabi ini diwarnai dengan KISAH TURUNNYA AZAB dari Allah yang amat dahsyat dan amat pedih. Coba kita lihat kisah tenggelamnya kaum Nuh oleh banjir yang teramat dahsyat, betapa mengerikan dan membuat kita amat takut dengan hukuman yang teramat buruk ini. Lihat juga Kaum Nabi Shaleh yang dihukum dengan Guntur yang menggelegar atau kaum nabi luth yang yang dijungkir balikkan dan ditelan oleh bumi secara harfiah bukan kiasan. Ngeri …..mengerikan…teramat mengerikan.
Ada ayat yang betul-betul membuat saya tidak sanggup melanjutkan membaca ayat-ayat Allah dalam al Quran surat Huud ini. Saya berhenti di ayat ke 81, saya tidak sanggup melanjutkanya, betul-betul tidak bisa, saya amat takut. Ayat 81 dari surat Huud ini bercerita tentang malaikat yang memberikan kabar kepada nabi Luth bahwa kaumnya akan di azab pada waktu subuh dan malaikat itupun berkata : bukankah subuh itu sudah dekat ?…Allah…. saya tidak sanggup membayangkan, betapa cepatnya Azab itu datang saat kaum luth itu lalai dan terlelap dalam tidur yang amat pulas.
Saya pun semakin takut tatkala coba melakukan muhasabah di penghujung sholat malam itu. Saya takut segala lalai dan segala khilaf yang saya lakukan di masa lalu dan masa sekarang akan segera di berikan pembalasan oleh Allah, Dan waktu itu sudah dekat, subuh itu sudah dekat. Astaghfirullah hal adzim….
Allah semoga kau masih memberiku waktu sebelum subuh itu tiba
Jangan kau hukum hamba atas segala nista dan lalai yang telah hamba lakukan
Berikan hamba waktu untuk hamba bertobat dan memperbaiki diri , wahai yang maha pengampun
Duhai Allah
Hamba mohon dengar dan kabulkanlah doa dari hamba yang hina dina dihadapanMu ini, wahai Rob yang maha mulia dan penuh belas kasih
amin
Filed under: Testimonial




Kata Sahabat