“Inilah Batas Kemampuanku…”


nigt-so-beatiful.gif

Asy-syahid Abdullah Azzam dan kawan-kawannya
diperintahkan oleh instruktur mereka untuk berlari
mengelilingi sebuah tempat saat berlatih perang.
‘Berlarilah semampu antum’,kata instrukturnya
Mereka pun mulai berlari. Ada yang larinya santai.
Ada yang lari sprint. Ada yang larinya biasa saja.
Tapi mereka tampak semangat. Namun, di tengah
perjalanan (perlarian?) mereka, ada yang terengah
engah kehabisan napas. Ada yang berhenti.
Ada yang berlari sebentar, istirahat sebentar, dan
lain-lainnya. Asy-syahid sendiri terus berlari dan
berlari tanpa memperdulikan kawan-kawannya.
Beliau tidak peduli pada nafasnya yang sudah
tersengal-sengal. Sampai akhirnya beliau jatuh dan
pingsan. Kawan-kawan beliau menggendongnya,
membawa beliau ke tempat instruktur mereka.
Ke tempat akhir perjalanan (perlarian?) .
Setelah siuman, beliau ditanya
‘Kenapa antum tidak beristirahat saja sebentar lalu
berlari lagi?’
‘Tidakkah antum mendengarkan perintah instruktur,
berlarilah semampu antum. Dan inilah batas
kemampuan saya.’
Allahu akbar..!!

Ya,,instrukutur beliau memang memerintahkan
berlari semampu antum dan bukan
berlari semau antum

Kawan,,satu di antara perintah Allah pada kita
adalah ‘..fattaqullah mastatha’tum. .’ at-taghabun :16
Bertaqwalah kalian pada Allah semampu kalian.
Berat sekali perintah ini. Seberat napas yang
terengah-engah dan masih dipaksakan berlari.
Atau bahkan lebih berat darinya.

Wallahu a’lam.
Ihsan Jundulloh

  1. yang kita lakukan adalah langkah yang sebaik2nya yg dapat kita kerjakan, itulah pengertian aku ttg “bertaqwa semampu kita”..

    “tidak akan berubah nasib suatu kaum, selain kaum itu sendiri yang merubahnya..”

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: