RASULULLAH, ALI, DAN KURMA


Suatu ketika, tatkala dijamu di rumah salah seorang sahabat, Rasulullah dan para sahabatnya disajikan sejumlah kurma. Sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah, para sahabat mempersilahkan beliau untuk mengambil sajian tersebut terlebih dahulu. Rasulullah pun mengambil sebutir kurma, lalu memakannya. Hal ini kemudian diikuti para sahabat. 

Namun anehnya, setiap kali memakan kurma, Ali bin Abi Thalib yang duduk di samping Rasulullah menggabungkan biji kurmanya dengan biji kurma beliau. Sambil tersenyum Ali berujar, “Ya Rasulullah, mengapa engkau sudah makan begitu banyak kurma sedangkan kami baru memakan beberapa butir saja? 

Mendengar ucapan Ali, para sahabat yang pada awalnya tidak terlalu memperhatikan, mengalihkan pandangan mereka ke tumpukan biji kurma Rasulullah. Mereka pun tersenyum. Lalu apa yang dilakukan Rasulullah? Dengan tenang beliau menanggapi canda Ali sambil tersenyum, “Wahai Ali, sehebat-hebatnya seorang Rasul namun mereka tidak pernah memakan kurma beserta bijinya.” 

Spontan semua sahabat mengalihkan matanya ke tumpukan biji kurma Ali yang kosong.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: