AGAR MUDIK AMAN, NYAMAN, DAN BERNILAI IBADAH


Tanpa terasa kita telah hampir sampai di penghujung Ramadhan. Sepuluh hari terakhir Ramadhan, saat Allah menjauhkan kita dari siksaan api neraka. Saat Allah menurunkan lailatul qadr, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Sayangnya, tak jarang di sepuluh terakhir ini kita justru terjebak dengan persiapan pulang kampung atau biasa disebut mudik sehingga mengurangi kenikmatan beribadah.

Nah, bagaimanakah caranya agar kita bisa mudik dengan aman dan nyaman tetapi tetap bernilai ibadah? Kenapa tidak mencoba sepuluh tips di bawah ini saja?

  1. Mudiklah bersama mahram. Memiliki teman seperjalanan selama mudik tentu akan lebih menyenangkan dibandingkan hanya mudik sendirian. Sahabat dapat saling menjaga satu sama lain selama dalam perjalanan.
  2. Jika Sahabat akan menggunakan jasa angkutan umum, persiapkanlah tiket jauh-jauh hari sebelum pemberangkatan. Selain untuk mencegah terbuangnya waktu untuk mencari tiket yang memang sulit dicari menjelang Idul Fitri, kita juga bisa melakukan penghematan.
  3. Jika Sahabat akan menggunakan kendaraan pribadi, yakinkan kendaraan Sahabat dalam kondisi prima saat mudik.  Periksakan kondisi kendaraan ke bengkel (tune up komplit) dan yakinkan semua perlengkapan darurat seperti dongkrak, tersedia.
  4. Yakinkan tubuh dalam kondisi prima saat berangkat. Beristirahatlah setidaknya 6 jam sebelum pemberangkatan. Yakinkan juga Sahabat telah membawa serta obat-obatan dan barang-barang pribadi seperti charger, yang diperlukan selama perjalanan.
  5. Pastikan rumah dalam keadaan terkunci sebelum berangkat. Mintalah tetangga yang tidak mudik untuk membantu mengawasi rumah Sahabat. Seperti dengan menghidupkan lampu teras saat malam dan mematikannya saat pagi. Menghidupkan lampu teras saat kita mudik justru menjadi penanda bahwa rumah tersebut kosong.
  6. Yakinkan Sahabat tidak meninggalkan barang berharga di dalam rumah. Jika tidak memungkinkan untuk dibawa, pegadaian bisa menjadi salah satu solusi.
  7. Membawa peta mudik disertai nomor penting selama perjalanan tentu dapat mempermudah perjalanan Sahabat. Biasanya peta mudik memuat jalan alternatif yang bisa Sahabat manfaatkan saat terjadi kemacetan pada jalur utama.
  8. Manfaatkan waktu sebaik mungkin selama perjalanan. Bawa serta Alqur’an, buku-buku bacaan, ataupun media player seperti MP3 player. Selain untuk menghindari jenuh, tentu agar detik-detik Ramadhan tidak terbuang percuma tatkala kita mudik.
  9. Bawalah uang tunai secukupnya dan simpanlah uang yang Sahabat bawa di beberapa tempat berbeda. Dengan cara ini, kemungkinan tetap memiliki uang jika dompet kita di copet lebih besar dibandingkan dengan menyimpannya di satu tempat saja.
  10. Telah sampai di kampung halaman dengan selamat? Sekarang, siapkan senyuman termanis dan terhangat saat sampai di pintu rumah.

Jadi, mudik dengan aman dan nyaman tetapi tetap bernilai ibadah? Bukan hal yang tidak mungkin, bukan? Selamat mencoba!

 

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: