Berdiri


Shalat lima waktu wajib dilakukan sambil berdiri. Rasulullah saw bersabda, “Shalatlah sambil berdiri. Kalau kamu tidak mampu, lakukan sambil duduk. Kalau kamu tidak mampu, lakukan sambil berbaring.” (HR. Bukhari). Keterangan ini menegaskan bahwa shalat lima waktu harus berdiri, wajib hukumnya kecuali kalau tidak mampu, bisa karena sakit, dalam keadaan darurat atau shalat dalam kendaraan dan sebagainya.

Pahala atau keutamaan orang yang shalat sambil duduk atau berbaring karena sakit atau keadaan darurat lainnya sama dengan pahala orang yang sambil berdiri, sebagaimana disabdakan Rasulullah saw., “Apabila seorang hamba sakit atau safar, ALLAH akan mencatat amalnya seperti orang yang sehat atau mukim (tidak safar)” (HR. Bukhari).

Sedangkan shalat sambil berdiri dalam shalat sunnah statusnya bukan wajib. Artinya, walaupun kita kuat berdiri kalau ingin shalat sambil duduk, shalatnya tetap sah namun pahala shalat sunnahnya berkurang setengahnya, sebagaimana sabda Rasulullah saw, “Pahala orang yang shalat sambil duduk, padahal mampu berdiri adalah setengah dari pahala orang yang shalat sambil berdiri.” (HR. Bukhari)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: